Langkat, Agustus 2023 – Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema Pemeliharaan Situs dan Budaya di Kabupaten Langkat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya prodi SPI untuk mendukung pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya lokal yang menjadi warisan penting bagi generasi mendatang.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Program Studi SPI, Dr. Hotmatua Paralihan, M.Ag, dan Sekretaris Program Studi SPI, Abdi Mubarak Syam, M.Hum, yang didampingi oleh lima mahasiswa SPI. Pelaksanaan kegiatan berlangsung di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Langkat sebagai pusat kegiatan, di mana para peserta memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya menjaga dan memelihara situs bersejarah.

Selain itu, rombongan juga mengunjungi beberapa situs bersejarah di Kabupaten Langkat, seperti [sebutkan nama situs jika ada], untuk melakukan observasi dan memberikan rekomendasi pelestarian. Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai sejarah lokal sekaligus mendorong kesadaran masyarakat sekitar akan pentingnya merawat peninggalan budaya.

“Kegiatan ini bukan hanya bentuk kontribusi akademik kami kepada masyarakat, tetapi juga bagian dari misi kami untuk melibatkan mahasiswa dalam pelestarian budaya dan sejarah yang ada di daerah,” ungkap Kaprodi SPI dalam sambutannya.

Sekprodi SPI juga menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan seperti ini memberikan pengalaman belajar langsung yang tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga meningkatkan kepedulian terhadap warisan budaya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari pihak MAN Langkat dan masyarakat sekitar. Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Prodi SPI terhadap situs-situs bersejarah di Kabupaten Langkat.

Melalui kegiatan ini, Prodi SPI berharap dapat terus memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan masyarakat dalam menjaga warisan sejarah dan budaya lokal, sekaligus memperkuat peran pendidikan tinggi dalam membangun kesadaran sejarah.