Medan, 7 Januari 2026* — Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Pusat Riset Arkeologi Lingkungan Maritim dan Budaya Berkelanjutan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam rangka pengembangan Tridarma Perguruan Tinggi. Kerja sama ini berlaku selama tiga tahun dan mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengembangan, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat, khususnya pada Program Studi Sejarah Peradaban Islam.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial UINSU, Prof. Dr. Mesiono, S.Ag., M.Pd., dalam statemennya menyampaikan bahwa Fakultas menyambut baik terjalinnya kerja sama antara Program Studi Sejarah Peradaban Islam dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Jakarta. Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang penelitian dan pengembangan keilmuan Sejarah Peradaban Islam.
Lebih lanjut, Dekan menegaskan bahwa pihak fakultas berharap kolaborasi ini dapat mendorong peningkatan kualitas riset, pengembangan sumber daya akademik, serta kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang berbasis riset nasional.

Sementara itu, Kepala Pusat Riset Arkeologi Lingkungan Maritim dan Budaya Berkelanjutan BRIN, Marlon Nicolay Ramon Ririmasse, S.S., M.A., menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan bukti pentingnya membangun keilmuan yang kolaboratif dan berkelanjutan antara lembaga riset nasional dan perguruan tinggi.
Di sisi lain, Ketua Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Dr. Hotmatua Paralihan, M.Ag., menjelaskan bahwa kerja sama antara FIS UINSU dan BRIN sejatinya telah berlangsung sejak lama, dan perjanjian ini menjadi penguatan aspek legalitas dan administrasi sebagai dasar pengembangan kerja sama lanjutan di masa mendatang.
